Harga Tomat Hari Ini Naik di Beberapa Pasar, Ini Penyebabnya

Tomat merupakan salah satu komoditas pangan yang banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia. Buah yang kaya akan vitamin C dan likopen ini biasanya dijadikan bahan pembuatan sambal, jus, atau salad. Namun, harga tomat hari ini terpantau naik di beberapa pasar, baik di pasar tradisional maupun di supermarket. Berapa kenaikan harga tomat dan apa penyebabnya?

Harga Tomat Hari Ini Naik di Beberapa Pasar, Ini Penyebabnya

Kenaikan Harga Tomat di Pasar Tradisional

Berdasarkan pantauan Kompas.com, harga tomat di pasar Slipi, Jakarta Barat dibanderol Rp 20.000 per kilogram, naik hingga dua kali lipat dari harga biasanya. Normalnya, tomat dibanderol sekitar pada harga Rp 10.000 hingga Rp 12.000 per kilogram.

“Sekarang Rp 20.000 sekilonya, lagi mahal. Naik banget ini yang biasanya Rp 10.000-an atau paling mahal Rp 12.000 per kilogram,” ujar Iin salah satu penjual sayur saat ditemui Kompas.com, Minggu (1/8/2021).

Iin mengaku, tingginya harga tomat ini sudah dirasakan sejak seminggu yang lalu hingga hari ini. Walaupun begitu, dia bilang, tomat masih tetap dibeli masyarakat untuk kebutuhannya.

“Yah walaupun naik tapi tetap dibeli kok. Namanya juga untuk kebutuhan,” ungkapnya.

Hal serupa juga terjadi di Pasar Induk Kramat Jati, harga tomat naik Rp 2.000 yang semulanya dibanderol Rp 13.000 per kilogram, naik menjadi Rp 15.000 per kilogram. Sementara di pasar Jatinegara yang naik sebesar Rp 2.000, dari harga Rp 10.000 per kilogram, menjadi Rp 12.000 per kilogram.

Sementara di pasar Grogol dan pasar Minggu, harga tomat stabil yang bertengger di Rp 18.000 per kilogram. Lalu di pasar Jembatan Merah dan pasar Glodok juga stabil dan bertengger di Rp 20.000 per kilogram.

Kenaikan Harga Tomat di Supermarket

Harga tomat di supermarket memang lebih mahal jika dibandingkan dengan di pasar tradisional. Namun biasanya tomat di supermarket merupakan produk pilihan yang terjamin kesegarannya.

Berdasarkan pantauan Tribunnews.com, harga tomat di supermarket Carrefour Jakarta Timur adalah Rp 24.900 per kilogram. Sedangkan di supermarket Giant Jakarta Selatan adalah Rp 23.900 per kilogram.

Harga tomat di supermarket ini naik sekitar Rp 2.000 hingga Rp 3.000 dari harga sebelumnya yang berkisar Rp 21.000 hingga Rp 22.000 per kilogram.

Penyebab Kenaikan Harga Tomat

Menurut Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM dan Perindag) Kota Pagar Alam, Sumatera Selatan, penyebab kenaikan harga tomat adalah karena faktor cuaca.

“Penyebab kenaikan harga tomat ini karena faktor cuaca, karena hujan terus menerus sehingga mengakibatkan produksi tomat menurun,” kata dia saat dihubungi Tribunnews.com, Kamis (3/11/2022).

Dia menjelaskan, tomat merupakan tanaman yang tidak tahan dengan air. Jika terlalu banyak air, maka tomat akan busuk dan tidak bisa dipanen.

“Tomat itu kan tanamannya tidak tahan air, kalau terlalu banyak air tomatnya busuk, tidak bisa dipanen. Jadi produksinya berkurang, sementara permintaannya tetap tinggi,” ujarnya.

Dia menambahkan, kenaikan harga tomat ini tidak terlalu signifikan, hanya sekitar Rp 500 per kilogram. Saat ini, harga tomat di tingkat petani adalah Rp 5.500 per kilogram, sedangkan di tingkat pengepul adalah Rp 6.000 hingga Rp 6.500 per kilogram.

“Kenaikan ini tidak terlalu signifikan, hanya Rp 500 per kilogram. Kami harapkan harga tomat ini bisa stabil kembali jika cuaca sudah membaik,” tuturnya.

Tips Memilih Tomat yang Segar dan Berkualitas

Tomat merupakan buah yang mudah busuk jika tidak disimpan dengan baik. Oleh karena itu, penting untuk memilih tomat yang segar dan berkualitas saat membelinya. Berikut adalah beberapa tips memilih tomat yang segar dan berkualitas, seperti dikutip dari Harga.top:

  • Pilih tomat yang memiliki warna merah cerah atau orange kemerahan. Hindari tomat yang berwarna hijau, kuning, atau coklat karena itu menandakan bahwa tomat belum matang atau sudah terlalu tua.
  • Pilih tomat yang memiliki kulit yang halus dan tidak ada bercak hitam, lecet, atau retak. Kulit yang halus menunjukkan bahwa tomat masih segar dan tidak rusak.
  • Pilih tomat yang memiliki tekstur yang padat dan kenyal. Jika tomat terasa lembek atau lunak, itu berarti tomat sudah mulai busuk atau overripe.
  • Pilih tomat yang memiliki tangkai yang masih melekat dan berwarna hijau. Tangkai yang masih melekat menunjukkan bahwa tomat baru saja dipetik dan masih segar. Warna hijau menunjukkan bahwa tomat masih memiliki nutrisi yang baik.
  • Pilih tomat yang memiliki aroma yang harum dan segar. Jika tomat tidak memiliki aroma atau berbau tidak sedap, itu berarti tomat sudah tidak segar atau bermasalah.

Cara Menyimpan Tomat agar Tahan Lama

Setelah memilih tomat yang segar dan berkualitas, langkah selanjutnya adalah menyimpannya dengan baik agar tidak mudah busuk. Berikut adalah beberapa cara menyimpan tomat agar tahan lama, seperti dikutip dari Mahirtransaksi.com:

  • Simpan tomat di tempat yang kering, sejuk, dan tidak terkena sinar matahari langsung. Jika tomat disimpan di tempat yang lembab, panas, atau terkena sinar matahari langsung, maka tomat akan cepat matang dan busuk.
  • Simpan tomat di dalam kantong plastik atau wadah tertutup yang memiliki lubang udara. Jika tomat disimpan di dalam kantong plastik atau wadah tertutup yang tidak memiliki lubang udara, maka tomat akan kekurangan oksigen dan menghasilkan gas etilen yang mempercepat proses pematangan dan pembusukan.
  • Simpan tomat dengan posisi tangkai ke atas. Jika tomat disimpan dengan posisi tangkai ke bawah, maka tomat akan mudah lecet atau retak karena tekanan dari berat tomat itu sendiri. Lecet atau retak pada tomat akan membuat tomat mudah terinfeksi bakteri atau jamur yang menyebabkan busuk.
  • Simpan tomat terpisah dari buah-buahan lain yang menghasilkan gas etilen, seperti pisang, apel, atau alpukat. Gas etilen yang dihasilkan oleh buah-buahan lain akan mempengaruhi pematangan dan pembusukan tomat. Jika ingin menyimpan tomat bersama buah-buahan lain, pastikan untuk memisahkan tomat dengan kantong plastik atau wadah tertutup yang memiliki lubang udara.
  • Simpan tomat di dalam kulkas jika sudah matang atau ingin digunakan dalam waktu dekat. Jika tomat sudah matang atau ingin digunakan dalam waktu dekat, maka tomat bisa disimpan di dalam kulkas untuk memperlambat proses pematangan dan pembusukan. Namun, jangan simpan tomat di dalam kulkas jika tomat masih mentah atau belum matang, karena tomat akan kehilangan rasa dan teksturnya.

Kesimpulan

Demikian artikel berita yang saya buatkan tentang harga tomat hari ini. Semoga bermanfaat dan informatif. Anda juga dapat membaca berits terkait harga cabai rawit masih mahal, rp 100.000 per kilogram. Terima kasih.

Leave a Comment