Harga Cabai di Bandung Melambung Tinggi, Tembus Rp120 Ribu! Petani Untung

Harga cabai di Kota Bandung terus mengalami kenaikan yang signifikan dalam beberapa pekan terakhir. Cabai rawit merah yang menjadi salah satu bumbu dapur favorit masyarakat Bandung kini tembus Rp120 ribu per kilogram. Padahal, pekan lalu harga cabai rawit masih berada di kisaran Rp80 ribu per kilogram.

Harga Cabai di Bandung Melambung Tinggi, Tembus Rp120 Ribu! Petani Untung

Kenaikan harga cabai ini tentu membuat para pembeli dan pedagang sayuran merasa terpukul. Salah seorang pedagang sayuran di Pasar Modern Balubur Town Square (Baltos) Kota Bandung, Warsini (60), mengatakan bahwa harga cabai rawit naik secara drastis dan kondisi cabai pun kurang bagus akibat faktor cuaca.

“Barang (cabai rawit) sulit, kadang dicampur dengan yang putih putih. Karena musim hujan pada rontok jadi panennya sedikit,” kata Warsini kepada Fokus Jabar.

Selain cabai rawit, harga cabai lainnya juga mengalami kenaikan. Cabai keriting yang biasanya dijual dengan harga Rp30 ribu per kilogram, kini naik menjadi Rp90 ribu per kilogram. Cabai tanjung dan cabai hijau pun mengikuti tren yang sama, masing-masing naik menjadi Rp80 ribu dan Rp25 ribu per kilogram.

Apa Penyebab Kenaikan Harga Cabai di Bandung?

Menurut Kepala Bidang Distribusi dan Perdagangan Pengawasan Kemetrologian Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disdagin) Kota Bandung, Meiwan Kartiwa, ada dua faktor utama yang menyebabkan harga cabai melonjak tinggi, yaitu faktor cuaca dan faktor permintaan.

Faktor cuaca berpengaruh pada ketersediaan pasokan cabai dari daerah penghasil. Musim hujan yang berkepanjangan menyebabkan tanaman cabai mengalami kerusakan dan gagal panen. Hal ini mengakibatkan pasokan cabai berkurang dan tidak mencukupi permintaan pasar.

Faktor permintaan berhubungan dengan meningkatnya konsumsi cabai menjelang akhir tahun. Masyarakat Bandung yang gemar makan pedas cenderung membeli cabai lebih banyak untuk memasak hidangan spesial di momen-momen tertentu, seperti Natal dan Tahun Baru. Hal ini menyebabkan permintaan cabai meningkat dan menimbulkan gejolak harga.

Bagaimana Cara Mengatasi Kenaikan Harga Cabai?

Untuk mengatasi kenaikan harga cabai, pemerintah Kota Bandung telah melakukan beberapa langkah strategis, antara lain:

  • Melakukan operasi pasar dengan menjual cabai dengan harga lebih murah dari harga pasar. Operasi pasar ini dilakukan di beberapa titik, seperti Pasar Kosambi, Pasar Cikapayang, dan Pasar Cibaduyut.
  • Menggalakkan program urban farming atau pertanian perkotaan dengan memanfaatkan lahan kosong atau pekarangan rumah untuk menanam cabai dan sayuran lainnya. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian pangan dan mengurangi ketergantungan pada pasokan dari luar kota.
  • Mendorong masyarakat untuk mengurangi konsumsi cabai dan beralih ke bumbu alternatif yang lebih murah dan sehat, seperti jahe, kunyit, dan kemiri. Bumbu-bumbu ini dapat memberikan rasa pedas dan gurih tanpa harus mengeluarkan biaya yang besar.

Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan harga cabai di Kota Bandung dapat kembali stabil dan terjangkau bagi masyarakat. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk bijak dalam mengonsumsi cabai dan tidak memborong cabai secara berlebihan agar tidak menimbulkan kelangkaan dan spekulasi harga.

Kesimpulan

Demikian artikel harga cabai di kota Bandung yang bisa kami sampaikan. Semoga dengan adanya artikel ini bisa bermanfaat bagi kalian semua. Penting bagi kalian untuk mengetahui harga kacang panjang hari ini di pasaran Indonesia. Terima kasih

Leave a Comment