Tanaman Hias Penghasil Uang: 5 Jenis dan Cara Menanamnya

Tanaman hias adalah salah satu bisnis yang sedang booming saat ini. Banyak orang yang tertarik untuk membeli dan merawat tanaman hias di rumah atau di kantor mereka. Tanaman hias tidak hanya dapat mempercantik ruangan, tetapi juga dapat memberikan manfaat kesehatan, seperti mengurangi stres, meningkatkan kualitas udara, dan menenangkan pikiran. Yuk cari tahu tentang tanaman hias penghasil uang, simak ulasannya berikut!

Namun, tidak semua tanaman hias memiliki nilai jual yang tinggi. Ada beberapa jenis tanaman hias yang lebih diminati dan dicari oleh pembeli, sehingga dapat menghasilkan uang yang cukup besar. Apa saja tanaman hias penghasil uang tersebut? Bagaimana cara menanam dan merawatnya? Simak ulasan berikut ini.

Tanaman Hias Penghasil Uang: 5 Jenis dan Cara Menanamnya

1. Monstera

Monstera adalah tanaman hias penghasil uang yang berasal dari Amerika Tengah dan Selatan. Tanaman ini memiliki daun yang besar, berlubang, dan berwarna hijau tua. Monstera termasuk tanaman hias yang mudah tumbuh dan tahan lama. Tanaman ini juga dapat beradaptasi dengan berbagai kondisi cahaya, baik cahaya terang maupun redup.

Monstera sangat populer di kalangan pecinta tanaman hias karena memiliki bentuk daun yang unik dan eksotis. Monstera juga dapat meningkatkan kelembaban udara dan menyerap polutan di dalam ruangan. Harga monstera bervariasi tergantung ukuran, jenis, dan kualitasnya. Namun, rata-rata harga monstera berkisar antara Rp 100.000 hingga Rp 1.000.000 per pot.

Cara menanam dan merawat monstera cukup mudah. Anda hanya perlu menyediakan media tanam yang gembur, subur, dan drainase yang baik. Anda juga perlu menyiram tanaman ini secara teratur, tetapi jangan terlalu basah. Monstera juga membutuhkan pupuk organik setiap bulan untuk menjaga pertumbuhannya. Anda juga dapat memangkas daun yang rusak atau mengganggu untuk menjaga bentuk tanaman ini.

Selain itu, kamu juga penting untuk mengetahui tentang tanaman hias paling laris dan laku di Indonesia. Hal ini bertujuan untuk mengetahui potensi tanaman hias apa yang harus kamu tanam. Silahkan disimak ulasannya.

2. Aglaonema

Aglaonema adalah tanaman hias penghasil uang yang berasal dari Asia Tenggara. Tanaman ini memiliki daun yang berbentuk oval, berwarna hijau, dan bercorak. Aglaonema termasuk tanaman hias yang tahan banting dan dapat tumbuh di dalam ruangan dengan cahaya rendah. Tanaman ini juga dapat menyerap gas beracun, seperti formaldehida, karbon monoksida, dan benzena, yang dapat menyebabkan iritasi mata, kulit, dan saluran pernapasan.

Aglaonema sangat diminati oleh pembeli karena memiliki warna dan corak daun yang beragam dan menarik. Aglaonema juga dapat memberikan kesan elegan dan mewah pada ruangan. Harga aglaonema juga bervariasi tergantung jenis, ukuran, dan kualitasnya. Namun, rata-rata harga aglaonema berkisar antara Rp 50.000 hingga Rp 500.000 per pot.

Cara menanam dan merawat aglaonema juga tidak sulit. Anda hanya perlu menyediakan media tanam yang gembur, subur, dan drainase yang baik. Anda juga perlu menyiram tanaman ini secara teratur, tetapi jangan terlalu basah. Aglaonema juga membutuhkan pupuk organik setiap bulan untuk menjaga warna dan corak daunnya. Anda juga dapat memangkas daun yang rusak atau mengganggu untuk menjaga bentuk tanaman ini.

3. Philodendron

Philodendron adalah tanaman hias penghasil uang yang berasal dari Amerika Tengah dan Selatan. Tanaman ini memiliki daun yang berbentuk hati, berwarna hijau, dan berlubang. Philodendron termasuk tanaman hias yang mudah tumbuh dan tahan lama. Tanaman ini juga dapat beradaptasi dengan berbagai kondisi cahaya, baik cahaya terang maupun redup.

Philodendron sangat digemari oleh pecinta tanaman hias karena memiliki bentuk daun yang unik dan eksotis. Philodendron juga dapat meningkatkan kelembaban udara dan menyerap polutan di dalam ruangan. Harga philodendron juga bervariasi tergantung jenis, ukuran, dan kualitasnya. Namun, rata-rata harga philodendron berkisar antara Rp 100.000 hingga Rp 1.000.000 per pot.

Cara menanam dan merawat philodendron juga cukup mudah. Anda hanya perlu menyediakan media tanam yang gembur, subur, dan drainase yang baik. Anda juga perlu menyiram tanaman ini secara teratur, tetapi jangan terlalu basah. Philodendron juga membutuhkan pupuk organik setiap bulan untuk menjaga pertumbuhannya. Anda juga dapat memangkas daun yang rusak atau mengganggu untuk menjaga bentuk tanaman ini.

4. Sukulen

Tanaman sukulen adalah tanaman hias penghasil uang yang memiliki daun, batang, atau akar yang tebal dan berair. Sukulen termasuk tanaman hias yang tahan kering dan dapat tumbuh di daerah yang panas dan kering. Selain itu, sukulen juga memiliki bentuk, warna, dan ukuran yang bermacam-macam, sehingga dapat memberikan kesan unik dan cantik pada ruangan.

Sukulen sangat dicari oleh pembeli karena memiliki daya tarik estetika yang tinggi. Tanaman hias sukulen juga dapat memberikan kesan segar dan natural pada ruangan. Harga sukulen juga bervariasi tergantung jenis, ukuran, dan kualitasnya. Namun, rata-rata harga sukulen berkisar antara Rp 10.000 hingga Rp 100.000 per pot.

Cara menanam dan merawat sukulen juga sangat mudah. Anda hanya perlu menyediakan media tanam yang kering, ringan, dan drainase yang baik. Anda juga perlu menyiram tanaman ini secara jarang, hanya ketika tanah sudah kering. Sukulen juga tidak membutuhkan pupuk, kecuali jika Anda ingin mempercepat pertumbuhannya. Anda juga dapat memangkas daun atau batang yang rusak atau mengganggu untuk menjaga bentuk tanaman ini.

5. Anggrek

Terakhir tanaman anggrek adalah tanaman hias penghasil uang yang memiliki bunga yang indah, berwarna-warni, dan beraroma. Tanaman anggrek termasuk tanaman hias yang cukup sulit tumbuh dan membutuhkan perawatan yang khusus. Selain itu, anggrek juga membutuhkan cahaya yang cukup, tetapi tidak terlalu terik. Dan tanaman anggrek juga membutuhkan kelembaban udara yang tinggi dan sirkulasi udara yang baik.

Anggrek sangat diminati oleh pembeli karena memiliki bunga yang menawan dan mewah. Tanaman anggrek juga dapat memberikan kesan elegan dan romantis pada ruangan. Harga anggrek juga bervariasi tergantung jenis, ukuran, dan kualitasnya. Namun, rata-rata harga anggrek berkisar antara Rp 100.000 hingga Rp 1.000.000 per pot.

Cara menanam dan merawat anggrek juga memerlukan perhatian yang ekstra. Anda hanya perlu menyediakan media tanam yang cocok untuk jenis anggrek yang Anda tanam, seperti serbuk kayu, arang sekam, atau lumut. Anda juga perlu menyiram tanaman ini secara teratur, tetapi jangan terlalu basah. Anggrek juga membutuhkan pupuk khusus untuk anggrek setiap bulan untuk menjaga kesehatan dan keindahan bunganya. Anda juga dapat memangkas daun atau bunga yang rusak atau mengganggu untuk menjaga bentuk tanaman ini.

Kesimpulan

Demikian artikel tentang tanaman hias penghasil uang yang dapat saya buat. Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat membantu Anda dalam memilih tanaman hias yang sesuai dengan selera dan kebutuhan Anda. Selamat mencoba dan semoga sukses!

Leave a Comment