10 Jenis Bibit Kacang Panjang Terbaik, Wajib Dicoba!

Kacang panjang adalah salah satu sayuran yang banyak digemari oleh masyarakat Indonesia. Selain rasanya yang lezat, kacang panjang juga memiliki banyak manfaat kesehatan, seperti mengandung protein, serat, vitamin, dan mineral. Kacang panjang juga mudah ditanam di rumah, baik di pekarangan, pot, maupun polybag. Yuk cari tahu, informasi jenis bibit kacang panjang yang bagus dan berkualitas. 

Namun, untuk mendapatkan hasil yang optimal, Anda perlu memilih jenis bibit kacang panjang yang sesuai dengan kondisi tanah, iklim, dan hama penyakit di daerah Anda. Sebelum lanjut, penting untuk Anda mengetahui jenis pupuk buah terbaik untuk tanaman kacang panjang Anda. 

Berikut ini adalah 10 jenis bibit kacang panjang yang bisa Anda pilih untuk ditanam dilahan maupun dirumah. 

10 Jenis Bibit Kacang Panjang Terbaik, Wajib Dicoba!

1. Bibit Kacang Panjang Katrina

Satu, bibit kacang panjang Katrina adalah salah satu varietas unggul yang dikembangkan oleh Balai Penelitian Tanaman Sayuran. Bibit ini memiliki keunggulan berupa ketahanan terhadap virus mosaik, layu bakteri, dan layu fusarium. Jenis bibit kacang panjang Katrina juga mampu beradaptasi dengan baik di dataran rendah maupun tinggi. Panjang polongnya sekitar 70-80 cm dengan diameter 0,8-1 cm. Warna polongnya hijau tua dengan bintik-bintik hitam. Umur panen pertama sekitar 45-50 hari setelah tanam dengan potensi hasil sekitar 25-30 ton per hektar.

2. Bibit Kacang Panjang Parade Tavi

Dua, bibit kacang panjang Parade Tavi adalah varietas yang diproduksi oleh PT Panah Merah. Bibit ini memiliki keunggulan berupa ketahanan terhadap virus mosaik, layu bakteri, dan layu fusarium. Jenis bibit kacang panjang Parade Tavi juga cocok ditanam di dataran rendah maupun menengah. Panjang polongnya sekitar 70 cm dengan diameter 0,7-0,8 cm. Warna polongnya hijau muda dengan bintik-bintik hitam. Umur panen pertama sekitar 48-55 hari setelah tanam dengan potensi hasil sekitar 25-35 ton per hektar.

3. Bibit Kacang Panjang Kanton Tavi

Tiga, bibit kacang panjang Kanton Tavi adalah varietas lain yang diproduksi oleh PT Panah Merah. Bibit ini memiliki keunggulan berupa ketahanan terhadap virus mosaik, layu bakteri, dan layu fusarium. Jenis bibit kacang panjang Kanton Tavi juga cocok ditanam di dataran rendah maupun menengah. Panjang polongnya sekitar 80-100 cm dengan diameter 0,7-0,8 cm. Warna polongnya hijau muda dengan bintik-bintik hitam. Umur panen pertama sekitar 48-55 hari setelah tanam dengan potensi hasil sekitar 25-30 ton per hektar.

4. Bibit Kacang Panjang Sabrina

Empat, bibit kacang panjang Sabrina adalah varietas yang dikembangkan oleh PT East West Seed Indonesia. Bibit ini memiliki keunggulan berupa ketahanan terhadap virus gemini. Jenis bibit kacang panjang Sabrina juga cocok ditanam di dataran rendah maupun menengah. Panjang polongnya sekitar 80 cm dengan diameter 0,7-0,8 cm. Warna polongnya hijau tua dengan bintik-bintik hitam. Umur panen pertama sekitar 49-50 hari setelah tanam dengan potensi hasil sekitar 800 gram per tanaman.

5. Bibit Kacang Panjang Pertiwi

Lima, bibit kacang panjang Pertiwi adalah varietas yang diproduksi oleh PT Benih Pertiwi. Bibit ini memiliki keunggulan berupa ketahanan terhadap virus kuning. Jenis bibit kacang panjang Pertiwi juga cocok ditanam di dataran rendah maupun menengah. Panjang polongnya sekitar 69-85 cm dengan diameter 0,8-1 cm. Warna polongnya hijau muda dengan bintik-bintik hitam. Umur panen pertama sekitar 38-51 hari setelah tanam dengan potensi hasil sekitar 35 ton per hektar.

6. Bibit Kacang Panjang Panzer

Enam, bibit kacang panjang Panzer adalah varietas yang diproduksi oleh PT Bintang Asia. Bibit ini memiliki keunggulan berupa ketahanan terhadap virus. Jenis bibit kacang panjang Panzer juga cocok ditanam di dataran rendah maupun menengah. Panjang polongnya sekitar 80 cm dengan diameter 0,7-0,8 cm. Warna polongnya hijau muda dengan bintik-bintik hitam. Umur panen pertama sekitar 45 hari setelah tanam dengan potensi hasil sekitar 3 ton per satu kilo benih.

7. Bibit Kacang Panjang Marathon 169

Tujuh, bibit kacang panjang Marathon 169 adalah varietas yang diproduksi oleh PT Kapal Terbang. Bibit ini memiliki keunggulan berupa ketahanan terhadap virus gemini. Jenis bibit kacang panjang Marathon 169 juga cocok ditanam di dataran rendah maupun menengah. Panjang polongnya sekitar 65 cm dengan diameter 0,7 cm. Warna polongnya hijau tua dengan bintik-bintik hitam. Umur panen pertama sekitar 45 hari setelah tanam.

8. Bibit Kacang Panjang Parama

Delapan, bibit kacang panjang Parama adalah varietas yang diproduksi oleh PT Rajawali. Bibit ini memiliki keunggulan berupa ketahanan terhadap virus gemini. Jenis bibit kacang panjang Parama juga cocok ditanam di dataran rendah maupun menengah. Panjang polongnya sekitar 105-110 cm dengan diameter 0,8-1 cm. Warna polongnya hijau muda dengan bintik-bintik hitam. Umur panen pertama sekitar 45 hari setelah tanam dengan potensi hasil sekitar 1,7 kg per tanaman.

9. Bibit Kacang Panjang Prima

Sembilan, bibit kacang panjang Prima adalah varietas yang diproduksi oleh PT Wiranusa. Bibit ini cocok ditanam di dataran rendah maupun menengah. Panjang polongnya sekitar 65-75 cm dengan diameter 0,7-0,8 cm. Warna polongnya hijau tua dengan bintik-bintik hitam. Umur panen pertama sekitar 49 hari setelah tanam dengan potensi hasil sekitar 800 gram per tanaman.

10. Bibit Kacang Panjang Panglima

Sepuluh, bibit kacang panjang Panglima adalah varietas yang diproduksi oleh PT Aura Seed. Bibit ini cocok ditanam di dataran rendah maupun menengah. Panjang polongnya sekitar 80 cm dengan diameter 0,7-0,8 cm. Warna polongnya hijau muda dengan bintik-bintik hitam. Umur panen pertama sekitar 49-50 hari setelah tanam.

Kesimpulan

Itulah 10 jenis bibit kacang panjang yang bisa Anda pilih untuk ditanam di rumah. Setiap jenis bibit memiliki keunggulan dan kekurangan masing-masing, sehingga Anda perlu menyesuaikan dengan kondisi lingkungan dan preferensi Anda.

Selain memilih bibit yang berkualitas, Anda juga perlu memperhatikan aspek-aspek lain dalam budidaya kacang panjang, seperti persiapan lahan, penanaman, pemeliharaan, pemanenan, dan pascapanen. Dengan begitu, Anda bisa menikmati hasil kacang panjang yang segar dan sehat dari kebun Anda sendiri. Selamat mencoba!

Leave a Comment