Budidaya Anggur di Lahan Sempit, Bisa Dilakukan dengan Cara Ini!

Buah anggur adalah salah satu buah yang banyak disukai oleh masyarakat. Selain rasanya yang manis dan segar, buah anggur juga memiliki banyak manfaat kesehatan, seperti mengandung antioksidan, vitamin, mineral, dan serat. Buah anggur juga dapat diolah menjadi berbagai produk, seperti jus, selai, anggur, dan kismis. Yuk cari tahu cara budidaya anggur, simak ulasannya berikut ini. 

Namun, untuk menanam buah anggur, kita membutuhkan lahan yang luas dan kondisi iklim yang sesuai. Buah anggur umumnya tumbuh di daerah subtropis dengan intensitas cahaya matahari yang tinggi dan suhu yang sejuk. Buah anggur juga membutuhkan media tanam yang gembur, lembap, dan porous, dengan pH sekitar 7.

Bagaimana jika kita tidak memiliki lahan yang luas, namun ingin menanam buah anggur di rumah? Apakah hal itu mungkin dilakukan? Jawabannya adalah ya, kita bisa menanam buah anggur di lahan sempit, asalkan kita menggunakan pot sebagai wadah tanam dan memperhatikan teknik budidayanya dengan baik.

Berikut adalah beberapa tips yang dapat kita lakukan untuk menanam buah anggur di pot, yang cocok untuk lahan sempit atau terbatas.

Budidaya Anggur dilahan Sempit, Bisa Dilakukan dengan Cara Ini!

1. Pilih Bibit yang Berkualitas

Langkah pertama yang harus kita lakukan untuk melakukan budidaya anggur adalah memilih bibit buah anggur yang berkualitas. Bibit buah anggur dapat kita beli dari penjual atau toko bibit yang terpercaya. Bibit buah anggur yang baik adalah yang berasal dari stek batang, bukan dari biji. Stek batang adalah potongan batang tanaman anggur yang sudah berumur setidaknya satu tahun, yang memiliki warna cokelat dan tekstur keras, tidak terlalu hijau atau empuk.

Melakukan stek batang memiliki keunggulan dibandingkan biji, yaitu lebih mudah tumbuh, lebih cepat berbuah, dan lebih menjamin kualitas buahnya. Stek batang juga dapat kita pilih sesuai dengan varietas buah anggur yang kita inginkan, seperti anggur merah, anggur hijau, anggur hitam, atau anggur ungu.

Selain itu, Anda juga bisa mendapatkan informasi terkait jenis anggur tanpa biji, yang bisa mulai Anda baca dan tanam. Karena, jenis ini sangat populer di Indonesia dan harganya yang lumayan tinggi.

2. Siapkan Pot dan Media Tanam

Setelah mendapatkan bibit buah anggur, kita harus menyiapkan pot dan media tanam yang sesuai untuk melakukan proses budidaya anggur. Pot yang digunakan sebaiknya berdiameter 30 cm dan tinggi 40 cm, atau lebih besar juga tidak masalah. Pilih pot yang bagus dan baik adalah yang terbuat dari tanah liat, semen, atau plastik. Dan, pot yang terbuat dari tanah liat memiliki pori-pori yang dapat menyerap air, sehingga akar tanaman tidak mudah kekeringan atau lembab.

Media tanam yang digunakan untuk tanaman anggur di pot harus sesuai dengan karakteristik tanaman anggur yang suka media tanam yang lembap, gembur, dan porous. Media tanam yang cocok untuk tanaman anggur adalah campuran tanah, pupuk kandang, dan pasir, dengan perbandingan 2:1:1. Campurkan ketiga bahan tersebut secara merata, lalu masukkan ke dalam pot. Buat lubang tanam pada media, dengan kedalaman sekitar 10 cm.

3. Tanam Bibit dan Rawat dengan Baik

Langkah selanjutnya dalam budidaya anggur adalah menanam bibit buah anggur ke dalam pot. Potong ujung bawah stek batang dengan sudut 45 derajat, lalu masukkan ke dalam lubang tanam. Tekan media tanam agar stek batang berdiri tegak dan kokoh. Siram pot dengan air secukupnya, jangan terlalu banyak atau terlalu sedikit. Letakkan pot di tempat yang teduh dan jauh dari sinar matahari langsung.

Rawat bibit buah anggur dengan baik, dengan menyiramnya setiap hari, membersihkan gulma atau hama yang ada, dan memberinya pupuk khusus buah secara berkala. Setelah tunas dan daun baru mulai tumbuh, artinya akar tanaman sudah terbentuk. Pindahkan pot ke tempat yang mendapatkan cahaya matahari langsung selama beberapa jam setiap hari, misalnya di halaman, balkon, atau atap rumah.

4. Buat Bingkai untuk Panjatan

Tanaman anggur adalah tanaman merambat, yang membutuhkan bingkai atau penyangga untuk panjatan. Bingkai dapat kita buat dari kayu, bambu, besi, atau tali. Buat bingkai yang kokoh dan tinggi, agar tanaman anggur dapat tumbuh dengan baik dan tidak merambat ke tanah. Bingkai juga dapat membantu kita dalam mengatur bentuk dan arah pertumbuhan tanaman anggur.

Cara membuat bingkai untuk tanaman anggur di pot adalah sebagai berikut. Letakkan beberapa batang bambu vertikal di setiap pot, lalu ikatkan ke batang bambu horizontal yang membentuk kisi. Pastikan bingkai cukup kuat untuk menahan beban tanaman anggur. Arahkan sulur atau cabang tanaman anggur ke bingkai, lalu ikat dengan tali atau kawat. Pangkas cabang yang berlebihan atau tidak produktif, agar tanaman anggur tidak terlalu rapat dan mendapatkan sirkulasi udara yang baik.

5. Tunggu Buah Anggur Tumbuh dan Berbuah

Setelah melakukan langkah-langkah di atas dalam budidaya anggur, selanjutnya kita hanya tinggal menunggu buah anggur tumbuh dan berbuah. Buah anggur membutuhkan waktu sekitar 6 bulan untuk berbunga, dan 3 bulan lagi untuk menghasilkan buah yang matang. Buah anggur yang matang biasanya memiliki warna yang gelap, seperti merah, ungu, atau hitam, tergantung varietasnya.

Untuk melindungi buah anggur dari serangga, hama, atau gangguan lainnya, kita dapat memasang brongsong buah atau jaring kasa di sekitar buah anggur. Brongsong buah atau jaring kasa dapat mencegah buah anggur terkena air hujan langsung, debu, atau burung. Brongsong buah atau jaring kasa juga dapat menjaga kebersihan dan kesehatan buah anggur.

6. Panen dan Nikmati Buah Anggur

Setelah buah anggur matang dalam budidaya anggur, kita dapat memanennya dengan cara memotong tangkai buah anggur dengan gunting atau pisau yang tajam. Panen buah anggur secara bertahap, sesuai dengan tingkat kematangan buahnya. Simpan buah anggur di tempat yang sejuk dan kering, atau di dalam kulkas. Nikmati buah anggur sebagai camilan sehat, atau olah menjadi produk lain sesuai selera.

Kesimpulan

Demikianlah artikel tentang budidaya anggur di lahan sempit. Penting bagi kamu yang ingin budidaya anggur untuk mengetahui penyakit yang sering terjadi pada tanaman anggur. Silahkan kamu baca terkait hama anggur. Semoga artikel ini bermanfaat dan menginspirasi Anda untuk menanam buah anggur di rumah. Selamat mencoba!

Leave a Comment