Penyebab dan Cara Mengatasi Buah Cabai Busuk

Cabai merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Cabai banyak digunakan sebagai bumbu masakan, bahan olahan, maupun obat herbal. Namun, dalam budidaya cabai, seringkali dihadapi masalah penyakit yang dapat mengurangi kualitas dan kuantitas hasil panen. Salah satu penyakit yang sering menyerang tanaman cabai adalah buah cabai busuk.

Cabai busuk adalah penyakit yang menyerang buah cabai, baik yang masih muda maupun yang sudah tua. Penyakit ini dapat menyebabkan kerugian yang besar bagi petani, karena buah cabai yang busuk tidak dapat dikonsumsi maupun dijual. Penyakit cabai busuk dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti bakteri, jamur, lalat buah, kekurangan unsur hara, atau kelebihan maupun kekurangan air. Berikut ini adalah penjelasan lebih lengkap tentang penyebab dan cara mengatasi cabai busuk.

Penyebab dan Cara Mengatasi Buah Cabai Busuk

Penyebab Cabai Busuk

Ada berberapa faktor penyebab terhadap buah tanaman cabai petani yang busuk. Tapi sebelum lanjut, penting untuk kalian ketahui tentang memilih benih cabai dimusim hujan. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pada tanaman cabai dan menghasilkan buah cabai yang berlimpah. Berikut ini faktor penyebab buah cabai busuk

Cabai Busuk Akibat Bakteri

Cabai busuk akibat bakteri disebabkan oleh bakteri Erwinia carotovora. Bakteri ini dapat menyerang bagian dalam buah cabai dan merusak jaringan buah hingga menjadi lunak dan berair keruh. Buah cabai yang terinfeksi bakteri ini akan berubah warna menjadi cokelat hitam dan mengeluarkan bau yang sangat busuk. Bakteri ini biasanya masuk melalui luka pada buah cabai, seperti bekas gigitan serangga, goresan alat, atau cuaca ekstrem.

Cabai Busuk Akibat Jamur

Cabai busuk akibat jamur disebabkan oleh jamur Phytophthora capsici. Jamur ini dapat menyerang bagian batang, daun, bunga, maupun buah cabai. Hal ini dapat menyebabkan buah cabai menjadi lembek, berwarna cokelat, dan berlubang. Jamur ini dapat menyebar melalui air, tanah, atau alat yang terkontaminasi. Hama ini lebih mudah menyerang tanaman cabai yang lemah, stres, atau kekurangan unsur hara.

Cabai Busuk Akibat Lalat Buah

Cabai busuk akibat lalat buah disebabkan oleh serangan lalat buah Bactrocera dorsalis. Lalat buah ini dapat menyerang buah cabai yang masih muda maupun yang sudah tua. Lalat buah ini akan mengebor buah cabai dan meletakkan telurnya di dalamnya. Telur lalat buah ini akan menetas menjadi larva yang akan memakan daging buah cabai. Buah cabai yang terinfeksi lalat buah ini akan berubah warna menjadi kuning, berlubang, dan busuk.

Cara Mengatasi Cabai Busuk

Selanjutnya, kita akan membahas tentang cara mengatasi tanaman cabai busuk. Ada beberapa faktor yang bisa minimalisir agar tanaman cabai sehat, dan terhindar dari penyakit berikut ini.

Menjaga Kebersihan Lingkungan Sekitar

Salah satu cara mengatasi cabai busuk adalah dengan menjaga kebersihan lingkungan sekitar tanaman cabai. Hal ini bertujuan untuk mengurangi sumber inokulum penyakit, seperti bakteri, jamur, atau lalat buah. Beberapa langkah yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut:

  1. Membersihkan gulma atau tanaman liar yang dapat menjadi inang penyakit atau hama.
  2. Membersihkan sisa-sisa tanaman cabai yang sakit atau mati dengan cara membakar atau membuang jauh dari lokasi penanaman.
  3. Membersihkan alat-alat pertanian yang digunakan untuk menanam atau memanen cabai dengan cara mencucinya dengan air bersih atau desinfektan.
  4. Membersihkan buah cabai yang terinfeksi penyakit dengan cara memisahkannya dari buah cabai yang sehat atau membuangnya jauh dari lokasi penanaman.

Menyiapkan Sistem Drainase

Salah satu cara mengatasi cabai busuk adalah dengan menyiapkan sistem drainase yang baik. Hal ini bertujuan untuk menghindari genangan air yang dapat menjadi media pertumbuhan bakteri atau jamur penyebab cabai busuk. Beberapa langkah yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut:

  1. Membuat saluran air yang cukup lebar dan dalam untuk mengalirkan air hujan atau irigasi.
  2. Membuat bedengan atau guludan yang tinggi untuk mengangkat tanaman cabai dari permukaan air.
  3. Membuat lubang-lubang kecil di bawah tanaman cabai untuk memfasilitasi drainase air.
  4. Mengatur jadwal penyiraman tanaman cabai sesuai dengan kebutuhan air tanaman dan kondisi cuaca.

Memasang Plastik Mulsa

Salah satu cara mengatasi cabai busuk adalah dengan memasang plastik mulsa di sekitar tanaman cabai. Plastik mulsa adalah lapisan plastik tipis yang digunakan untuk menutup permukaan tanah. Plastik mulsa memiliki beberapa fungsi, seperti:

  1. Mencegah kontak langsung antara buah cabai dengan tanah yang dapat menjadi sumber penyakit.
  2. Mencegah pertumbuhan gulma yang dapat menjadi inang penyakit atau hama.
  3. Mencegah penguapan air dari tanah sehingga menjaga kelembaban tanah.
  4. Mencegah serangan lalat buah yang dapat mengebor buah cabai.

Menggunakan Pembasmi

Salah satu cara mengatasi cabai busuk adalah dengan menggunakan pembasmi yang sesuai dengan penyebab penyakit. Pembasmi adalah zat kimia atau biologis yang digunakan untuk membunuh atau menghambat pertumbuhan organisme penyebab penyakit. Beberapa jenis pembasmi yang dapat digunakan adalah sebagai berikut:

  1. Fungisida, yaitu pembasmi yang digunakan untuk mengendalikan jamur penyebab cabai busuk, seperti Phytophthora capsici. Contoh fungisida yang dapat digunakan adalah mankozeb, metalaksil, atau fosetil-aluminium.
  2. Bakterisida, yaitu pembasmi yang digunakan untuk mengendalikan bakteri penyebab cabai busuk, seperti Erwinia carotovora. Contoh bakterisida yang dapat digunakan adalah streptomisin, kasugamisin, atau kloramfenikol.
  3. Insektisida, yaitu pembasmi yang digunakan untuk mengendalikan lalat buah penyebab cabai busuk, seperti Bactrocera dorsalis. Contoh insektisida yang dapat digunakan adalah malation, deltametrin, atau spinosad.

Penggunaan pembasmi harus dilakukan dengan hati-hati dan sesuai dengan petunjuk yang tertera pada label produk. Penggunaan pembasmi yang berlebihan atau tidak tepat dapat menimbulkan dampak negatif, seperti pencemaran lingkungan, resistensi organisme, atau residu pada buah cabai.

Kesimpulan

Cabai busuk adalah penyakit yang menyerang buah cabai, baik yang masih muda maupun yang sudah tua. Penyakit ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti bakteri, jamur, lalat buah, kekurangan unsur hara, atau kelebihan maupun kekurangan air. Selain penyakit di atas, Anda dapat membaca ulasan kami terkait penyebab dan cara mengatasi buah cabai rontok.

Penyakit ini dapat mengurangi kualitas dan kuantitas hasil panen cabai. Untuk mengatasi cabai busuk, beberapa cara yang dapat dilakukan adalah menjaga kebersihan lingkungan sekitar, menyiapkan sistem drainase, memasang plastik mulsa, dan menggunakan pembasmi yang sesuai dengan penyebab penyakit.

Leave a Comment