Jenis Bibit Jeruk Terbaik Paling Banyak Dicari Saat ini

Jeruk adalah salah satu buah yang paling banyak dikonsumsi di Indonesia karena memiliki rasa yang segar dan kaya akan vitamin C. Selain itu, jeruk juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, seperti meningkatkan daya tahan tubuh, mencegah infeksi, dan menjaga keseimbangan cairan tubuh. Tidak heran jika banyak orang yang tertarik untuk cara menanam jeruk di rumah atau di kebun mereka. Yuk ketahui jenis bibit jeruk terbaik dan populer di Indonesia. 

Namun, sebelum menanam jeruk, Anda perlu mengetahui jenis-jenis bibit jeruk yang tersedia di pasaran dan mana yang paling cocok untuk Anda. Berikut ini kami sajikan 11 jenis bibit jeruk terbaik yang paling banyak dicari saat ini, beserta keunggulan dan harga masing-masing.

11 Jenis Bibit Jeruk Terbaik Paling Banyak Dicari Saat ini

1. Bibit Jeruk Santang Madu Super

Bibit jeruk santang madu super adalah salah satu varietas jeruk yang berasal dari Cina dan memiliki rasa yang sangat manis, hampir seperti madu. Jenis jeruk ini juga memiliki produktivitas yang tinggi dan tidak bergantung pada musim, sehingga dapat berbuah sepanjang tahun. Selain itu, bibit jeruk santang madu super dapat tumbuh baik di dataran rendah maupun tinggi, dan dapat ditanam di dalam pot atau polybag. Harga bibit jeruk santang madu super saat ini berkisar antara Rp10.000-Rp15.000 per batang.

2. Bibit Jeruk Red Pamelo

Bibit jeruk red pamelo adalah varietas jeruk bali yang memiliki warna kulit yang merah muda dan daging buah yang merah. Jenis jeruk ini memiliki rasa yang manis dan segar, serta banyak mengandung air dan serat. Bibit jeruk red pamelo juga tahan terhadap penyakit dan hama, serta dapat beradaptasi dengan berbagai kondisi tanah dan iklim.

Selain itu, bibit jeruk red pamelo dapat ditanam di dataran rendah maupun tinggi, dan dapat ditanam di dalam pot atau polybag. Harga bibit jeruk red pamelo saat ini berkisar antara Rp15.000-Rp25.000 per batang.

3. Bibit Jeruk Nagami

Bibit jeruk nagami adalah varietas jeruk yang berasal dari Jepang dan memiliki bentuk yang lonjong dan kecil. Jenis jeruk ini memiliki rasa yang sedikit asam, namun keunggulannya adalah kulit dan daging buahnya dapat dikonsumsi secara langsung. Dan, bibit jeruk nagami juga banyak disukai oleh pecinta bonsai karena tingginya yang tidak terlalu tinggi, yaitu sekitar 2,5-4,5 meter.

Selain itu, bibit jeruk nagami dapat tumbuh baik di dataran rendah maupun tinggi, dan dapat ditanam di dalam pot atau polybag. Harga bibit jeruk nagami saat ini berkisar antara Rp15.000-Rp25.000 per batang.

4. Bibit Jeruk Lemon Lokal dan Impor

Bibit jeruk lemon adalah varietas jeruk yang memiliki bentuk yang lonjong dan berwarna kuning. Jenis jeruk ini memiliki rasa yang asam dan segar, serta banyak mengandung vitamin C dan antioksidan. Dan, bibit jeruk lemon dapat digunakan untuk berbagai keperluan, seperti membuat minuman, masakan, obat, atau kosmetik. Ketahui, bibit jeruk lemon dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu lokal dan impor. Pertama, bibit jeruk lemon lokal memiliki ukuran yang lebih kecil dan kulit yang lebih tebal, sedangkan bibit jeruk lemon impor memiliki ukuran yang lebih besar dan kulit yang lebih tipis.

Selain itu, bibit jeruk lemon dapat tumbuh baik di dataran rendah maupun tinggi, dan dapat ditanam di dalam pot atau polybag. Harga bibit jeruk lemon lokal saat ini berkisar antara Rp10.000-Rp15.000 per batang, sedangkan harga bibit jeruk lemon impor berkisar antara Rp25.000-Rp35.000 per batang1.

5. Bibit Jeruk Nipis

Jeruk nipis adalah salah satu jenis jeruk yang paling banyak ditanam dan dikonsumsi di Indonesia. Jenis jeruk nipis memiliki ukuran yang kecil, kulit yang tipis, dan daging yang berwarna hijau kekuningan. Rasa jeruk nipis sangat asam dan menyegarkan, sehingga sering digunakan sebagai bahan minuman, masakan, atau obat tradisional. Jeruk nipis juga kaya akan vitamin C, asam sitrat, dan antioksidan yang baik untuk kesehatan.

Bibit jeruk nipis dapat diperoleh dengan cara menanam biji atau menempelkan tunas dari pohon induk. Jenis bibit jeruk nipis yang berasal dari biji biasanya membutuhkan waktu lebih lama untuk berbuah, sekitar 3-4 tahun. Sedangkan bibit jeruk nipis yang berasal dari tunas dapat berbuah lebih cepat, sekitar 1-2 tahun. Bibit jeruk nipis yang baik harus memiliki batang yang kuat, daun yang hijau, dan akar yang sehat.

Jeruk nipis dapat tumbuh di daerah dataran rendah hingga tinggi, dengan suhu antara 20-30°C. Jenis jeruk ini menyukai tanah yang subur, gembur, dan drainase yang baik. Pahami, jeruk nipis juga membutuhkan penyiraman yang cukup, terutama pada musim kemarau. Selain itu, jeruk nipis dapat dipanen setelah berumur 6-8 bulan, dengan ciri-ciri buah yang berwarna hijau tua dan kulit yang mulai mengkerut.

6. Bibit Jeruk Sunkist

Bibit jeruk sunkist adalah varietas jeruk yang berasal dari Amerika Serikat dan memiliki bentuk yang bulat dan berwarna oranye. Jenis jeruk ini memiliki rasa yang manis dan segar, serta banyak mengandung vitamin C dan antioksidan. Dan, bibit jeruk sunkist juga memiliki kulit yang mudah dikupas dan daging buah yang tebal dan berair.

Selain itu, bibit jeruk sunkist dapat tumbuh baik di dataran rendah maupun tinggi, dan dapat ditanam di dalam pot atau polybag. Harga bibit jeruk sunkist saat ini berkisar antara Rp15.000-Rp25.000 per batang.

7. Bibit Jeruk Mandarin Super

Bibit jeruk mandarin super adalah varietas jeruk yang berasal dari Cina dan memiliki bentuk yang bulat dan berwarna oranye. Jenis jeruk ini memiliki rasa yang manis dan segar, serta banyak mengandung vitamin C dan antioksidan. Bibit jeruk mandarin super juga memiliki kulit yang mudah dikupas dan daging buah yang tebal dan berair.

Selain itu, bibit jeruk mandarin super dapat tumbuh baik di dataran rendah maupun tinggi, dan dapat ditanam di dalam pot atau polybag. Harga bibit jeruk mandarin super saat ini berkisar antara Rp15.000-Rp25.000 per batang.

8. Bibit Jeruk Tongheng

Bibit jeruk tongheng adalah varietas jeruk yang berasal dari Thailand dan memiliki bentuk yang bulat dan berwarna kuning. Jenis jeruk ini memiliki rasa yang manis dan segar, serta banyak mengandung vitamin C dan antioksidan. Bibit jeruk tongheng juga memiliki kulit yang tipis dan daging buah yang tebal dan berair.

Selain itu, jeruk tongheng dapat tumbuh baik di dataran rendah maupun tinggi, dan dapat ditanam di dalam pot atau polybag. Harga bibit jeruk tongheng saat ini berkisar antara Rp15.000-Rp25.000 per batang.

9. Bibit Jeruk Dekopon

Bibit jeruk dekopon adalah varietas jeruk yang berasal dari Jepang dan memiliki bentuk yang bulat dan berwarna oranye. Jenis jeruk ini memiliki rasa yang manis dan segar, serta banyak mengandung vitamin C dan antioksidan. Dan jeruk dekopon juga memiliki kulit yang tipis dan daging buah yang tebal dan berair. Selain itu, jeruk dekopon juga dapat tumbuh baik di dataran rendah maupun tinggi, dan dapat ditanam di dalam pot atau polybag. Harga bibit jeruk dekopon saat ini berkisar antara Rp15.000-Rp25.000 per batang.

10. Bibit Jeruk Kasturi

Bibit jeruk kasturi adalah varietas jeruk yang berasal dari Indonesia dan memiliki bentuk yang bulat dan berwarna hijau. Jenis jeruk ini memiliki rasa yang manis dan segar, serta banyak mengandung vitamin C dan antioksidan. Dan, bibit jeruk kasturi juga memiliki kulit yang tipis dan daging buah yang tebal dan berair. Selain itu, bibit jeruk kasturi juga mudah ditanam, baik di dataran rendah maupun tinggi, dan cocok di tanah ataupun pot.

11. Bibit Jeruk Bali

Jeruk bali adalah jenis jeruk yang memiliki ukuran yang besar, kulit yang tebal, dan daging yang berwarna merah atau kuning. Rasa jeruk bali manis dan sedikit asam, dengan kadar air yang tinggi. Jeruk bali juga mengandung vitamin C, kalium, dan serat yang baik untuk pencernaan. Jeruk bali sering dimakan langsung atau dibuat jus.

Bibit jeruk bali dapat diperoleh dengan cara menanam biji atau mencangkok dari pohon induk. Memilih bibit jeruk bali yang berasal dari biji biasanya membutuhkan waktu lebih lama untuk berbuah, sekitar 5-6 tahun. Sedangkan bibit jeruk bali yang berasal dari cangkok dapat berbuah lebih cepat, sekitar 2-3 tahun. Bibit jeruk bali yang baik harus memiliki batang yang lurus, daun yang lebar, dan akar yang kuat.

Jeruk bali dapat tumbuh di daerah dataran rendah hingga menengah, dengan suhu antara 25-35°C. Dan, jeruk bali menyukai tanah yang berpasir, berhumus, dan berdrainase baik. Selain itu, jeruk bali juga membutuhkan penyinaran matahari yang cukup, terutama pada saat pembungaan dan pembuahan. Jeruk ini dapat dipanen setelah berumur 9-12 bulan, dengan ciri-ciri buah yang berwarna kuning atau merah dan kulit yang mulai mengendur.

Kesimpulan

Demikianlah artikel tentang 11 jenis bibit jeruk terbaik paling banyak dicari saat ini. Semoga artikel ini bermanfaat dan bisa membantu Anda dalam budidaya jeruk. Selamat mencoba dan semoga sukses!

Leave a Comment